Persist Until Succeed
Berusaha sampai sukses
Ketahanan sebuah bangunan terletak pada seberapa kuat pondasinya. Jika pondasinya kuat, maka bangunan tersebut akan tetap bertahan pada saat gempa atau goncangan itu datang. Namun jika pondasinya rapuh, maka bangunan tersebut dengan mudahnya akan roboh ketika diuji oleh gempa. Seberapa kuat karakter Anda sebenarnya dalam meraih sukses di bisnis OXY akan diuji melalui serangkaian “goncangan”, baik ketika Anda diejek, diremehkan, ditolak, digosipkan, bisnis OXY yang Anda rintis belum menunjukan hasil, bahkan ketika bonus Anda menurun karena suatu hal. Jika Anda memiliki karakter yang kuat, pasti Anda memiliki daya tahan dalam menanggung serangkaian “goncangan” itu dan tetap berusaha hingga sukses. Bagaimana supaya kita memiliki daya tahan dan tetap terus berusaha sampai sukses?
- Menyadari bahwa kita punya kekuatan untuk bertahan. (The Power of Persist)
Proses terbentuknya sebuah kehidupan, dimulai dari bertemunya sel sperma dengan sel telur. Pada saat sel sperma keluar jumlahnya bisa mencapai 300 juta. Saat itu terjadi kompetisi yang sangat ketat, namun dari ke 300 juta tersebut hanya satu sel sperma yang bisa membuahi sel telur. Saat melewati daerah keasaman tertentu dalam perjalanan menuju sel telur, banyak sel sperma yang tidak tahan sehingga 50% sel sperma mati ditengah jalan. Yang lebih luarbiasa lagi, besarnya spermatozoid adalah 1 micron (1milimeter = 1.000 micron) padahal jarak antara vagina dan sel telur adalah 10 cm, berarti spermatozoid tersebut harus menempuh perjalanan sepanjang 10 cm. dibandingkan dengan ukuran sel sperma yang sangat kecil, tentu saja jarak 10 cm adalah jarak yang sangat jauh. Kalau dibandingkan dengan ukuran tubuh manusia, maka jarak yang ditempuh oleh sel sperma setara dengan 150 km jarak yang harus ditempuh oleh manusia!
- Miliki tujuan yang jelas dan fokuskan hidup Anda pada mimpi besar Anda.
Mengapa tidak akan pernah apa banyak orang tidak memiliki pencapaian-pencapaian di dalam hidupnya? Jawabannya sederhana, karena mereka tidak tahu apa yang benar-benar mereka inginkan di dalam hidup ini. Contohnya, jika kita tidak ingin mobil, maka kita susah atau bahkan tidak mungkin memiliki mobil. Jika kita tidak ingin jalan-jalan ke luar negeri, maka kita juga tidak akan pernah bisa jalan-jalan ke luar negeri.”

0 komentar:
Posting Komentar