Info Promo OXY " Klik Sub Stockist 442S01 "

Senin, 29 Maret 2010

Artikel Motivasi : Memberi, Syarat Menerima

MEMBERI, SYARAT MENERIMA

 


Memberi adalah kunci untuk menerima. Memberi adalah salah satu bukti kita bebas dari ketamakan dan keserakahan. Memberi adalah tindakan untuk kita tidak jatuh menjadi diperbudak oleh uang. Sebagaimana ada satu ungkapan, “Uang adalah tuan yang buruk tapi pelayan yang baik.” Ya, orang tidak bertindak dikuasai uang inilah yang akan dapat menjadi penguasa atas uang. Inilah yang disebut orang yang mengalami kebebasan finansial.

Berbicara soal memberi, Oswald Smith pernah berkata, “Orang dewasa suka memberi, anak-anak suka menerima.” Salah satu bukti pribadi yang dewasa adalah jika kita memiliki kebiasaan untuk memberi. Sebaliknya, jika kita selalu menggenggam erat apa yang ada pada kita, itu adalah pertanda bahwa kita masih kekanak-kanakan. Oral Roberts berkata lebih keras, “Jangan doakan orang yang tidak pernah memberi, karena nol dikalikan berapapun tetap nol.” Jika kita melihat sepak terjang orang-orang kaya dan sukses di dunia pun, kita akan melihat bahwa mereka juga tahu pentingnya memberi. Lihat saja organisasi amal yang didirikan Bill Gates, Larry King, Oprah Winfrey, J.K. Rowling, Jeff Bezos, dll. Serta yang paling fenomenal adalah tindakan amal Warren Buffet yang menyumbangkan 85% kekayaannya beberapa waktu lalu.

Memberi itu Sehat
Namun, tidak bisa dimungkiri, manusia umumnya akan lebih mengutamakan dirinya sendiri ketimbang orang lain. Ini adalah hal alamiah, bahkan justru akan bahaya kalau ada orang yang membenci dirinya sendiri. Sayang, makin hari makin banyak orang yang tertlalu mengutamakan dirinya dan sama sekali tidak peduli pada orang lain. Tidak perlu berpikir tentang beramal lebih dulu. Sikap inipun sudah bisa tercermin pada bidang kesehatan.
Ya, untuk dirinya sendiri orang tentu akan memberi yang terbaik. Makanan harus yang enak-enakan, padahal makanan yang enak itu kebanyakan pasti makanan seperti gorengan, makanan manis, yang gurih, berlemak, berkolesterol tinggi, dst. Tubuh juga dimanjakan sedemikian rupa, hal-hal yang membuat capek atau kepayahan sedapat mungkin dihindari. Kalau dulu orang harus berjalan kaki untuk ke luar kota, kini hanya ke warung sejarak 100 meter pun harus naik motor.

Kita tahu kelanjutannya. Ternyata, manusia yang hanya mau meminta atau mendapat saja justru akan membunuh dirinya sendiri. Penyakit akibat obesitas alias kegemukan, penyumbatan pembuluh darah, sesak napas, atau tulang keropos akibat jarang gerak adalah ciri khas masyarakat zaman modern yang makin individualis. Fakta di atas membuktikan banyak orang bahkan egois pada dirinya sendiri.

Memberi itu Kebutuhan
Keuangan pun bisa dikatakan hampir seperti kesehatan. Jika ingin sehat, kita harus mengolah (mengelola) dengan cara yang tepat, memiliki pemahaman yang tepat, dan mengenali kelemahan dan kekuatan yang dimiliki. Jika kita berinvestasi atau menjalankan uang agar berkembang dan produktif, tubuh juga berolahraga agar otot berkembang. Dan yang terakhir, jika ingin sehat, kita juga harus bisa ‘membuang’ energi. Jika ingin keuangan kita sehat, kita harus bisa memberi ke luar.

Namun, kadang kala kita memakai banyak alasan untuk tidak memberi seperti berikut :
-                     Saya sendiri masih butuh ini dan itu. Ingatlah bahwa kebutuhan Anda tidak akan pernah ada habisnya.
-                     Saya belum kaya. Memberi bukan soal nominal, tapi soal hati. Mengapa untuk memberi harus menunggu kaya lebih dulu?
-                     Jangan-jangan nanti dia jadi pemalas. Benarkah kita peduli kalau mereka jadi malas, ataukah kita sebenarnya hanya terlalu berat untuk membuka dompet?
-                     Apa untungnya memberi? Memberi jelas bukan soal untung rugi. Memberi itu tentang ketulusan. Artinya, jika kita ingin mengkalkulasi berapa banyak hasil yang bisa kita dapat dari memberi, itu bukan memberi, tapi “memancing”.

Memberi adalah kebutuhan, jadi bahkan bukan sekadar kewajiban. Namun, tentu saja ada beberapa prasyarat yang perlu kita ingat dalam memberi. Yang pertama, memberi adalah bicara tentang ketulusan. Memberi tapi mensyaratkan imbalan sudah bukan lagi memberi tapi transaksi. Tidak ada juga orang yang suka menerima pemberian yang tidak  tulus, kecuali terpaksa. Kedua, memberi juga bicara tentang si penerima, bukan si pemberi. Artinya, pemberian harus mengutamakan kebutuhan penerima. Memberikan seperangkat perlengkapan golf kepada korban bencana tanah longsor sama sekali tidak berguna, bahkan justru bisa dianggap menghina. Memberi juga harus dengan empati. Tidak semua orang butuh simpati (belas kasihan) tapi semua orang perlu empati atau sikap memahami dan berbagi.

Memberi itu Karakter
Memberi adalah karakter. Makin banyak manusia egois membuat orang yang punya karakter memberi menjadi langka. Sesuatu yang langka akan dihargai. Jangan heran, jika seorang suka memberi bisa sering mengalami ‘keajaiban’ yaitu pertolongan dari orang-orang yang pernah ditolongnya.

Dalam bisnis, karakter memberi juga akan dihargai. Perusahaan yang rela mengeluarkan biaya untuk riset pasar demi memastikan produk-produknya benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat yang akan menuai sukses. Perusahaan yang tidak pelit pada karyawan, yang tidak memandang mereka semata sebagai orang yang sudah mereka bayar, tapi memandangnya sebagai rekan sekerja, juga akan memperoleh loyalitas dan produktivitas. Demikian juga para member Oxy yang mau bayar harga, misalnya dengan memberikan pelayanan terbaik bagi para calon member atau downlinenya, itulah yang akan lebih cepat berhasil dalam mengembangkan jaringannya. Itulah memberi. Tidak heran kalau ada sebuah ungkapan, “Orang yang memberi pasti akan menerima.” Jika ingin menerima lebih, berilah lebih!

Artikel Motivasi : Kebiasaan Sukses yang Mencetak Para Milyuner

Kebiasaan Sukses yang Mencetak Para Milyuner



Tidak gampang menjadi milyuner, tapi tidak sulit juga menjadi milyuner, tapi tidak sulit juga menjadi milyuner. Banyak orang hanya melihat para milyuner dari segi kenyamanannya saja. Padahal di balik hasil dan kesuksesan mereka, selalu ada bayar harga dalam bentuk etos kerja atau kebiasaan positif yang sering kali tidak dilakukan orang-orang biasa. Nah, jika impian Anda adalah menjadi milyuner melalui bisnis Oxy, Anda juga harus tahu kebiasaan apa saja yang dimiliki para milyuner yang telah membentuk mereka menjadi orang yang sukses.

  1. Jujur dengan semua orang
Ini adalah langkah pertama yang semestinya paling mudah. Anda dapat melakukannya mulai dari sekarang, apapun keadaan Anda. Jujur dengan semua orang akan menciptakan kepercayaan orang pada kita. Di tengah tudingan miring orang tentang dunia MLM, maka member Oxy juga tetap harus memegang nilai kejujuran ini. Mengapa harus berbohong jika kenyataan membuktikan bahwa produk Oxy memang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit dan bisnisnya telah melahirkan jutawan-jutawan baru? Memang tidak semudah kedengarannya, tapi hal inilah langkah pertama yang perlu kita miliki untuk dapat sukses.


  1. Dukungan
Teman Anda menentukan diri Anda. Mulai dari pasangan Anda hingga rekan-rekan kerja Anda, pastikan bahwa mereka adalah orang-orang yang biasa mendukung Anda serta bisa melatih Anda menjadi orang yang lebih baik lagi. Ingatlah bahwa teman Anda akan menentukan siapa diri Anda.

  1. Banyak bergaul
Memang benar,ada beberapa jutawan yang penyendiri. Tapi, jika Anda ingin meraih kesuksesan secara lebih mudah, tanpa harus bekerja keras sendirian, maka Anda harus punya banyak koneksi dan pergaulan yang luas.

  1. Mencintai karier dan bisnis yang ditekuni
Tanpa mencintai karier atau apa yang kita kerjakan setiap hari, maka kita akan sulit meraih prestasi karena merasa pekerjaan kita hanya sebagai beban. Para milyuner menjadi sukses karena mengkombinasikan kedisiplinan dan kecintaan terhadap karier. Hal yang sama juga diterapkan dalam Oxy. Mengkonsumsi produk dan merasakan khasiatnya sendiri akan membuat Anda bukan hanya sekadar menjadi penjual, tapi juga saksi dari apa yang Anda yakini tentang bisnis ini.

  1. Menjaga kesehatan tubuh
Jika tubuh kita sakit-skaitan, maka pekerjaan kita juga akan sulit untuk mencapai hasil optimal. Slogan “Hidup sehat dan membagikannya” jangan sampai hanya berhenti sebagai slogan saja. Tapi, terapkan hal itu dalam kehidupan Anda. Akan sangat tidak meyakinkan jika kita menawarkan produk yang menyehatkan sementara kita sendiri masih sering sakit-sakitan.

  1. Kepemimpinan yang kuat
Menjadi pemimpin tidak berarti harus menjadi lebih unggul dari orang lain. Tapi, menjadi pemimpin adalah punya kualitas antara membuat orang lain percaya dan bisa mempercayai orang.

  1. Investasi yang bijak
Tujuan investasi adalah memperoleh hasil. Prinsip investasi bisa dilakukan di banyak hal. Mulai dari bisnis, menabung, hingga belanja. Jadi, pastikan Anda selalu ingat prinsip investasi bijak : “yang lebih menguntungkan, itulah yang saya pacu.” Terapkan hal ini dalam berbagai kegiatan keuangan Anda, termasuk dalam hal menjalankan Oxy.

  1. Berani ambil resiko
Resiko di sini adalah bicara tentang resiko keuangan Anda pribadi, bukan keuangan perusahaan dimana Anda bekerja. Sebagai bisnis yang bisa dijalankan secara mandiri, bisnis Oxy sangat cocok untuk penerapan prinsip ini. Prinsip dalam dunia bisnis mengatakan “makin besar hasilnya, makin besar resikonya.” Tapi, Anda dapat memperkecil resiko bisnis yang memiliki potensi besar seperti Oxy ini asal Anda sudah mempelajari pasar dan peluang itu lebih dulu. Maka, pastikan Anda juga selalu mempelajari marketing plan Oxy dengan menyeluruh agar langkah ke depannya juga lebih lancar.

  1. Punya panutan
Anda perlu punya panutan atau mentor dalam menapaki perjalanan bisnis Anda. Jangan segan belajar dari orang-orang sukses, karena itu sangat membantu Anda dalam melangkah. Beruntung jika di Oxy, para leader dan Director yang telah sukses di bisnis ini tidak pernah segan untuk membagikan rahasia sukses dan kiat-kiat mereka untuk berhasil. Jelas ini adalah kesempatan istimewa, manfaatkan itu!

  1. Kembangkan bisnis sendiri
Menjalankan bisnis sendiri akan memungkinkan Anda untuk lebih bisa mengoptimalkan potensi Anda ketimbang hanya bekerja sebagai karyawan. Dalam bisnis Oxy, Anda juga dapat bebas berekspresi dan berinovasi untuk melakukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan Anda. Namun, tentu saja resikonya pun harus Anda tanggung sendiri.

  1. Hidup di bawah kemampuan keuangan
Jangan sampai pengeluaran Anda lebih tinggi dari pendapatan. Bahkan, jika pendapatan Anda meningkat, tidak berarti Anda juga harus belanja lebih hebat. Hal itu justru tidak akan membuat Anda makin kaya. Tetaplah hidup menurut standar ideal Anda, tidak perlu berlebihan. Selisih antara standar Anda dengan pemasukan yang meningkat inilah yang akan makin membuat Anda kaya.

Artikel Motivasi : Membangun Komunitas Juara

MEMBANGUN KOMUNITAS JUARA

 


Jika melihat perkembangan dunia saat ini, kita akan bisa melihat peran komunitas makin hari makin penting untuk mengadakan sebuah kemajuan. Di mana-mana, orang mendirikan komunitas, perkumpulan, atau organisasi. Bahkan di dunia maya, komunitas juga sudah menjadi kata kunci untuk kesuksesan, seperti terlihat dari kesuksesan Facebook, blog, dll.

Manusia sendiri memang terlahir untuk berkomunitas. Manusia selalu membutuhkan orang lain, mulai dari orang tua, guru, sahabat, pasangan hidup, rekan kerja, konsumen, dst. Menurut Abraham Maslow, seorang ahlipsikologi ternama dunia, kebutuhan manusia bisa dibagi dalam bentuk sebuah piramida. Menurut teorinya itu, di peringkat ketiga (setelah kebutuhan fisik dan kebutuhan keamanan) kebutuhan manusia yang utama adalah kebutuhan akan sebuah hubungan dengan sesamanya. Itulah sebabnya, manusia juga disebut sebagai makhluk sosial. Artinya, kebutuhan berkomunitas adalah salah satu hal yang harus dimiliki setiap manusia.

Mengapa perlu berkomunitas?
Komunitas itu perlu dalam hidup, terlebih dalam menjalankan sebuah bisnis (bukan hanya bisnis MLM seperti Oxy, tapi segala jenis bisnis). Setidaknya,ada 4 alasan kenapa kita perlu berkomunitas:

1.            Untuk meningkatkan prospek penjualan
Yang ini tentu saja sudah jelas. Jika Anda membuka sebuah bisnis baru, satu hal yang perlu Anda lakukan adalah menghubungi para relasi Anda untuk memberi tahu atau menawarinya membeli atau menggunakan produk/jasa Anda. Jika Anda memiliki konsumen baru, Anda juga tentu ingin mereka tetap menjadi konsumen yang loyal bahkan marketer tidak resmi Anda, bukan? Itulah guna networking.

2.            Untuk membangun kemitraan usaha
Kemitraan usaha ini bukanlah kemitraan dalam hal pembagian saham. Kemitraan yang kita cari adalah untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan yang dapat melengkapi apa yang disediakan perusahaan Anda. Jadi, ciptakan networking dengan perusahaan lain agar Anda dapat menyediakan kebutuhan konsumen Anda dengan lebih lengkap.

3.            Mempelajari hal baru
Dengan makin bertambahnya relasi dan kenalan, tentu saja itu adalah peluang bagi Anda untuk bertukar informasi dan menimba ilmu dari mereka. Miliki semangat belajar. Kalau Anda sudah bergabung dengan sebuah komunitas atau memiliki banyak relasi tanpa bisa belajar apapun, kesalahan ada pada diri Anda.

4.            Memperluas daya jangkau
Setiap orang memiliki pengaruh terhadap orang lain. Jika Anda memiliki 100 relasi, tentu saja itu tidak berarti pengaruh Anda hanya berhenti di 100 orang itu. Jika Anda aktif membina jaringan dan memberi pelayanan terbaik (atau yang buruk) bagi 100 orang itu, maka pengaruhnya akan bisa tersebar di berlipat-lipat kali dari angka 100.

Community of Success
Bisnis Oxy juga adalah sebuah bisnis yang berbasis pada komunitas. Semakin besar dan semakin solid komunitas alias jaringan bisnis Oxy Anda, maka kesuksesan juga akan makin dekat untuk Anda raih. Dalam bisnis Oxy, kekuatan sebuah komunitas yang luar biasa ini bisa kita saksikan sendiri. Banyak orang sering kali tidak bisa membayangkan, bahkan tidak percaya, jika bisnis air minum saja bisa menjadikan orang menjadi jutawan. Tapi, faktanya memang ini yang terjadi.

Siapa yang menyangka seorang yang awalnya hidupnya sangat sederhana bahkan serba kekurangan tapi sejak giat menjalankan bisnis Oxy dan membangun komunitas jaringan yang kuat, maka dalam waktu tidak lama, ia sudah langsung menjadi jutawan. Bahkan bukan hanya memiliki penghasilan fantastis yang melebihi seorang manajer perusahaan, tapi ia juga berkembang menjadi pribadi yang percaya diri, banyak sahabat dan memiliki time freedom. Banyak yang masih tidak percaya, tapi kenyataan membuktikan bahwa itulah kekuatan dari sebuah komunitas.

Komunitas harus dipelihara
Pepatah mengatakan merebut lebih mudah daripada mempertahankan. Hal ini juga berlaku dalam sebuah komunitas. Membangun sebuah komunitas atau jaringan lebih mudah daripada mempertahankannya supaya tetap solid. Bagaimana kita bisa menjaga kekompakan jaringan kita agar tetap semangat dan tidak putus asa untuk meraih impiannya adalah tantangan yang sering kali tidak mudah. Untuk itulah, di sini diperlukan konsistensi dan di saat bersamaan juga kreativitas untuk membangun berbagi strategi.

Konsistensi di sini bicara tentang semangat. Salah satu godaan yang banyak terjadi pada member Oxy adalah mereka berhenti setelah meraih peringkat tertentu, misalnya Silver Director. Ada yang setelah meraih bonus belasan juta tiap bulannya lalu merasa sudah cukup puas dan semangatnya mengendur. Tentu ini bukan cara yang baik. Jika kita lihat para Leader yang telah meraih peringkat Gold, Diamond, bahkan Executive Diamond sekalipun, mereka masih tetap bersemangat untuk menjaga dan mengembangkan jaringannya.

Konsistensi, terutama dalam menjaga semangat diri dan jaringan agar tetap membara, harus tetap dijaga. Kita tentu tidak mau kehidupan kita mundur atau kembali ke masa sebelumnya, hanya karena kita tidak konsistensi menjaga semangat dan perkembangan jaringan kita. Jangan pernah berhenti untuk mengejar kesuksesan itu. Ingat, rasa berpuas diri adalah salah satu musuh besar bagi perjalanan sukses kita. Olah karena itulah, jangan pernah berhenti.

Different Strategy, More Action
Konsistensi juga memerlukan kreativitas. Kalau konsistensi tapi selalu menggunakan cara yang sama, hal itu tidak akan menghasilkan suatu pencapaian baru. Karena itulah, para member Oxy tetap harus kreatif dalam memakai strategi-strategi baru menjalankan bisnis ini. Kreatiflah menggunakan berbagai macam sumber yang ada . Kalau misalnya dulu hanya menggunakan media dari mulut ke mulut, mungkin sekarang mulai bisa menggunakan teknologi. Inilah gunanya berbagi kiat sukses para member Oxy, seperti yang antara lain bisa kita baca dalam berbagai kesaksian dan success story para Director dan Leader Oxy. Dari kisah-kisah mereka, kita bisa mencontoh berbagai macam strategi yang digunakan. Ada yang membuat buku sendiri, ada yang menggunakan media internet, ada yang memakai strategi coba dulu baru bergabung, dll.

Tetap miliki big dream alias mimpi besar untuk meraih sukses. Impian itulah yang bisa menuntun kita untuk tetap fokus, baik saat menghadapi tantangan atau mulai tergoda untuk berpuas diri. Tetapkan target pencapaian yang lebih tinggi dari waktu ke waktu. Buat dream book tahunan dengan target yang harus ditepati. Selalu bina komunikasi dan pacu motivasi untuk dapat meraih puncak sukses, GO DIAMOND!!!

Artikel Motivasi : The Secret of Giving

THE SECRET OF GIVING


Keputusan milyuner dan inverstor nomor satu dunia, Warren Buffet untuk mendonasikan 85% kekayaannya pada yayasan amal pada tahun 2006 lalu segera menghentak khalayak. Sebagai orang terkaya nomor 2 dunia waktu itu, jumlah donasi yang ia berikan kepad Yayasan Bill and Meillinda Gates ini tidak tanggung-tanggung, 30 milyar dollar atau sekitar 300 trilyun rupiah! Namun, dua tahun setelah keputusan itu, CEO Berkshire Hathaway ini justru tercatat sebagai orang terkaya nomor 1 versi majalah Forbes, menyalip Bill Gates yang selama ini selalu mengunggulinya!

Apa yang mendasari Buffet memberikan jumlah sumbangan terbesar sepanjang sejarah ini? Ada yang bilang karena hal itu membuatnya bisa mengurangi pajak penghasilannya. Tapi, bukankah terlau naif jika hanya demi mengurangi pajak, maka ia mengorbankan hingga 85%? Ternyata, tidak. Menurut Buffet sendiri, ia melakukannya agar dapat mendorong orang-orang kaya lain untuk lebih memerhatikan sesama. Jelas, Warren Buffet tahu satu rahasia sukses : memberi. Fakta menunjukkan, setelah menyumbangkan 85% kekayaannya, saham-saham yang dimiliki Buffet justru meroket sehingga ia pun bahkan menjadi lebih kaya dari sebelumnya.

Rahasia Memberi
Inilah rahasia sukses yang sangat luar biasa jika orang mengetahuinya. Memberi. Bagi kebanyakan orang, hal ini memang tidak masuk akal. Bagaimana mungkin memberi justru bisa menjadikan kita sukses? Bukankah ketika kita memberi, berarti harta atau uang kita akan berkurang? Sebagian orang juga bisa beralasan, kekayaan Buffet masih sangat melimpah setelah memberi sedemikian banyak, sedangkan kita jelas tidak sekaya Buffet. Tidak mungkin kita mencontoh tindakan sang milyuner ini. Itulah mungkin alasan sebagian orang.

Banyak orang masih menganggap memberi adalah akibat dari kekayaan. Hanya orang yang sudah kaya yang bisa memberi. Investor sekelas Warren Buffet jelas sangat mengerti hal ini. Dunia investasi yang ia geluti adalah tentang memberi dan menerima. Orang yang pelit, yang tidak mau berbagi justu akan sulit berkembang. Sebaliknya, semakin banyak kita memberi, maka semakin besar pula peluang kita memperoleh lebih banyak. Bukankah itulah salah satu prinsip sederhana dari investasi?

Dalam kehidupan kita pun ini berlaku. Terlebih sebagai orang beragama, kita percaya bahwa harta dan rezeki itu datangnya dari Yang Maha Kuasa, sebagai titipan agar dapat kita gunakan untuk menolong sesama. Artinya, bisa dibilang saat kita tidak mau bebragi kepada sesama, maka kita mengkhianati kepercayaan yang diberikan Yang Maha Kuasa pada kita. Itu sebabnya, di tiap ajaran agama kita mengenal adanya istilah-istilah untuk memberi seperti zakat, derma, atau persepuluhan. Ya, memberi justru adalah penyebab orang dapat menjadi kaya. Inilah fakta yang terjadi.

Hidup Sehat dan Membagikannya
Rahasia sukses sejati adalah memberi. Demikian juga, prinsip inilah yang terjadi dengan bisnis Oxy. Bukan kebetulan kalau motto dari Oxy juga berbunyi : “Hidup Sehat dan Membagikannya.” Sukses bagi member Oxy bukanlah sukses yang bersifat egois. Hanya orang yang mau berbagi dan memberi sajalah yang bisa sukses dalam bisnis ini. Kita berbagi dan memberi lapangan pekerjaan dan peluang bisnis yang luar biasa kepada orang-orang yang kita prospek. Semakin banyak kita memberi, maka jalan kesuksesan itu juga akan makin dekat.

Namun, tentu saja tindakan memberi yang kita lakukan sebagai member Oxy bukan hanya terbatas pada memprospek dan mengenalkan Oxy saja. Kita juga harus berani bayar harga. Banyak leader Oxy telah mempraktikkan hal ini. Mulai dari yang rela memberikan beberapa botol Oxy gratis sebagai sampel. Ada yang rela memberikan waktu untuk melayani pertanyaan dan membantu downline atau member Oxy lain yang sedang kesulitan dalam mengembangkan bisnisnya. Tidak sedikit juga yang rela memberikan tenaganya saat susah payah bersepeda motor mengantar berdus-dus Oxy di tengah hujan hingga ke luar kota.

Ada masih banyak lagi cerita serupa.Tapi, intinya itu semua adalah usaha bayar harga dan tindakan memberi yang terbukti kini telah mengantar mereka pada kesuksesan luar biasa.
Thornton Wilder memberikan satu gambaran menarik tentang hakikat dari harta dan tindakan memberi ini. Ia berkata, “Uang itu seperti pupuk kandang. Jika disimpan begitu saja, ia akan menjadi sampah yang tak berguna. Tapi, jika disebarkan, maka ia bisa membantu tunas-tunas muda bermekaran.” Tepat sekali. Tentu kita tidak mau uang dan harta benda yang kita punya hanya menumpuk dan akhirnya menjadi menurun nilainya. Sebaliknya, saat kita mau memberi dan membantu orang lain untuk tumbuh, maka kita sendiri akan bisa menikmati hasilnya. Pada akhirnya, ingatlah kata-kata dari Winston Churchill ini, “Kita menghidupi diri kita dengan apa yang kita dapatkan, tapi kita membuat kehidupan dengan apa yang kita berikan.” Mari, jadikan memberi sebagai bagian dari gaya hidup kita. Go Diamond!

Artikel Motivasi : Tuhan Merencanakan Manusia Menentukan

TUHAN MERENCANAKAN MANUSIA MENENTUKAN

 

Kita sering mendengar istilah yang berkata, “Manusia berencana, Tuhan yang menentukan.” Namun sesungguhnya yang terjadi tidak selalu seperti itu. Kalimat itu bisa dilihat dari sudut pandang yang negatif, sehingga akhirnya kita pasrah saja dengan keadaan. “Buat apa kerja keras dan merencanakan kesuksesan, kalau Tuhan tidak menentukan saya menjadi orang yang berhasil?” Istilah tersebut bisa kita politisi untuk menjadi pembenaran diri di saat kita gagal, “Tuhan tidak menghendaki saya berhasil. Saya ditakdirkan untuk jadi orang miskin. Nasib saya memang jelek dan tidak mungkin berubah karena Tuhan memang mentakdirkan saya seperti itu.” Jelas ini adalah cara pandang yang keliru. Mari kita luruskan pandangan ini, sehingga kita tidak jadi orang yang mudah cari-cari alasan atau bahkan mengkambinghitamkan Tuhan atas kegagalan kita.

TUHAN SELALU MERENCANAKAN HAL-HAL YANG BAIK KEPADA KITA
Tuhan tidak pernah merencanakan hal yang buruk kepada kita karena Dia adalah Allah yang Maha Baik. Dia tidak pernah mentakdirkan kita menjadi orang yang susah terus, selalu menderita, selalu berkurangan, sakit-sakitan, dst. Sebaliknya, Allah ingin agar kita berhasil, mengalami kesejahteraan yang baik, hidup yang sehat dan kehidupan yang bahagia.
Jika kita berpikir bahwa nasib kita yang buruk adalah takdir, kemiskinan kita adalah takdir, bahkan sakit dalam tubuh kita adalah takdir, maka secara tidak langsung kita menuduh Tuhan sebagai “Dalang” di balik setiap penderitaan kita. Di dalam agama atau keyakinan apapun kita semua selalu diajari bahwa Allah adalah Baik, mengapa saya menderita? Kalau memang Tuhan merencanakan hal yang baik, mengapa saya mengalami bencana alam?

TUHAN MERENCANAKAN, MANUSIA MENENTUKAN
Kita yakin bahwa Tuhan merencanakan hal yang baik kepada kita, meski demikian manusialah yang akhirnya menentukan apakah rencana Allah yang baik itu bisa terjadi dalam hidup kita atau tidak. Kalau Tuhan merencanakan hal yang baik, mengapa saya sakit-sakitan? Karena kita memiliki pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Kalau Tuhan baik, mengapa ada bencana alam, banjir, dan tanah longsor? Sesungguhnya bencana-bencana tersebut disebabkan oleh ulah manusia sendiri yang tidak bisa menjaga kelestarian alam. Kita perlu tahu bahwa bencana alam adalah salah satu cara alam menyesuaikan diri terhadap perlakuan manusia yang buruk kepadanya. Kalau Tuhan baik, mengapa saya miskin? Tuhan tidak pernah mentakdirkan kita jadi miskin, tapi kemalasan kitalah yang membuat kita miskin.
Tuhan tidak pernah menciptakan kita seperti robot, sehingga kendali kita ada di tangan Tuhan 100%. Manusia diperlengkapi dengan akal budi untuk memutuskan sendiri kehidupan macam apa yang dia inginkan. Demikian juga halnya kita di bisnis Oxy. Tuhan selalu merencanakan kesuksesan bagi kita di bisnis Oxy, namun terjadi atau tidak, kitalah yang menentukan. Kita diberikan pilihan-pilihan : rajin atau malas dalam menjalankan Oxy, tetap semangat atau putus asa ketika ditolak, tetap konsisten atau berhenti saat gagal, tetap antusias atau loyo saat jaringan kita ada yang rontok, dst. Pilihan kitalah yang akhirnya menentukan keberhasilan kita.

NASIB KITA BUKAN DITENTUKAN GARIS TANGAN, TAPI OLEH TANGAN KITA
Jangan terjebak untuk berpikir bahwa ada orang yang ditakdirkan punya hoki besar (keberuntungan besar) tapi ada orang yang selalu sial. Tidak ada masalah bahwa orang memiliki garis tangan yang baik maupun yang buruk, mereka semua memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan karena nasib kita bukan ditentukan garis tangan tapi oleh tangan kita!

Max Gunther, seorang peneliti AS, cukup penasaran soal hoki dan apakah benar hoki ini berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang. Gunther menyelidiki mengapa seseorang bisa menjadi sedemikian beruntung dan mengapa seseorang bisa menjadi sedemikian sial atau malang. Hasil penelitian tersebut dia tulis dalam bukunya yang berjudul “The Luck Factor”. Gunther menemukan bahwa orang yang dianggap beruntung ini ternyata lebih rajin, lebih bersemangat, lebih sungguh-sungguh bekerja, dan lebih berani dalam melangkah dibandingkan dengan mereka yang dianggap tidak beruntung.
Apa kesimpulan yang kita dapatkan? Ternyata dari penelitian Gunther tersebut kita tahu bahwa hoki atau keberuntungan bukan soal takdir atau garis tangan, namun hoki adalah masalah sikap. Sekali lagi hal ini menunjukkan keadilan Tuhan bahwa Dia selalu merencanakan keberhasilan kepada semua manusia, namun tinggal bagaimana manusia itu menjalaninya. Hendaklah prinsip ini juga kita mengerti dalam kita menjalankan bisnis Oxy. Para leader Oxy bisa mencapai peringkat Diamond Director bukan karena mereka lebih hoki dibandingkan yang lain atau mereka lebih dulu bergabung dibandingkan yang lain. Yang pasti itu karena mereka semangat dalam menjalankan Oxy, berani bayar harga lebih dibandingkan member yang lain, tetap ulet dan tekun meski mengalami penolakan di sana-sini, dst. Buktinya banyak distributor yang bergabung lebih dulu namun belum mencapai kesuksesan dibandingkan mereka yang bergabung belakangan tapi sudah meraih posisi Silver, Gold, bahkan Diamond!

Setiap distributor Oxy memiliki kesempatan yang sama untuk meraih sukses. Namun mengapa ada orang-orang yang berhasil meraih suskes sementara yang lain rontok di tengah jalan? Sama seperti prinsip yang telah dibahas, Oxy berusaha untuk merencanakan yang terbaik bagi kesuksesan semua member, namun akhirnya member Oxy sendirilah yang menentukan apakah mereka sukses atau tidak. PT CJDW sudah merencanakan yang terbaik dengan product terbaik, marketing plan terbaik, support system sebagai alat bantu untuk meraih sukses, seminar-seminar yang membangkitkan motivasi, dst. PT CJDW berencana namun member Oxy lah yang menentukan. Andalah yang menentukan berada di peringkat mana, dengan penghasilan berapa, dengan jaringan sebesar apa, dengan reward-reward seperti apa.

Kesimpulannya, Anda semua memiliki peluang dan keberuntungan yang sama untuk meraih sukses. Allah tidak pernah merancangkan hal-hal yang buruk bagi Anda. Allah merancangkan kesuksesan kepada Anda, meski demikian Andalah sendiri yang menentukan apakah rencana Allah itu bisa terwujud di dalam diri Anda atau tidak. Jangan pernah mengkambinghitamkan Tuhan atas kegagalan yang kita alami karena sesungguhnya hidup Anda ditentukan oleh Anda sendiri.

Artikel Motivasi : THE LAW OF SUCCESS

THE LAW OF SUCCESS

Hukum-hukum Kesuksesan




Di dunia ini ada sejumlah hukum alam yang mempengaruhi semesta, termasuk kita yang tinggal di dalamnya. Misalnya hukum gravitasi yang berkata setiap benda yang dilemparkan ke atas pasti akan jatuh ke bawah. Hal ini tidak terbantahkan dan tidak akan pernah berubah. Sampai kapanpun juga benda yang dilemparkan ke atas pasti jatuh ke bawah. Hukum alam juga tidak membedakan gender, ras, agama, bahkan baik tidaknya orang tersebut. Ketika orang baik dan orang jahat sama-sama meloncat dari gedung, apakah hanya orang jahat yang jatuh ke bawah sementara orang baik akan melayang-layang? Tentu saja tidak, bukan? Kesimpulannya, setiap orang dipengaruhi oleh hukum alam, karena itu kalau ingin sukses marilah kita belajar dari hukum-hukum alam ini, karena jika kita mempraktekkannya pasti itu akan terjadi!



HUKUM TABUR TUAI

Amatilah kehidupan para petani. Kita akan tahu prinsip yang pertama dari hukum tabur tuai adalah apa yang kita tabur pasti akan kita tuai. Menabur banyak menuai banyak, menabur sedikit menuai sedikit, tidak menabur tidak akan menuai apa-apa. Jika ingin sukses di bisnis Oxy mulailah menabur, baik dalam bentuk kerja keras, bersedia bayar harga, tidak menyerah ketika ditolak, tidak mundur ketika digosipkan, tidak putus asa ketika diejek dan diremehkan. Yang terutama, taburlah karakter yang baik karena suatu saat kita pasti menuai hal-hal yang baik juga dalam hidup kita. Jika hari ini kita berani bayar harga seperti itu, suatu saat kita pasti menuai kesuksesan besar.



Prinsip kedua dari hukum tabur tuai adalah perlu kesabaran dan keuletan hingga taburan kita menjadi tuaian. Jika pagi ini kita menabur, mungkinkah sore harinya kita sudah bisa menuai? Mustahil, bukan? Untuk menunggu tuaian kita mungkin harus menunggu 1 bulan, 3 bulan, 1 tahun atau bahkan 5 tahun, dst. Artinya, kita perlu kesabaran dan keuletan hingga kerja keras dan perjuangan kita di bisnis Oxy membuahkan hasil. Jangan terlalu cepat berhenti hanya karena belum melihat hasil dari apa yang kita kerjakan selama ini.



Prinsip tabur tuai juga sangat dipengaruhi benih apa yang Anda tabur. Jika Anda menanam padi maka Anda hanya butuh waktu 3 bulan untuk dapat menuainya, sedangkan jika Anda menanam durian maka Anda butuh waktu bertahun-tahun. Namun jika Anda menanam padi, maka tuaian hanya sekali saja. Anda harus menabur lagi untuk mendapatkan tuaian berikutnya. Tidak demikian halnya dengan pohon durian, memang butuh waktu bertahun-tahun untuk menunggu tapi ketika sudah tiba waktunya untuk berbuah, maka tiap tahun sekali Anda tinggal tuai hasilnya terus menerus dan tidak perlu menabur dari awal lagi



Bisnis MLM seperti Oxy lebih cenderung seperti menanam pohon durian. Awal-awal menjalankan Oxy bonusnya mungkin sedikit, tapi jika kita telaten dalam merawat jaringan, maka suatu kali kelak kita akan mendapatkan passive income yang luar biasa. Secara tidak langsung kita sedang menyiapkan mesin ATM untuk diri kita sendiri sehingga tiap bulan kita akan menikmati hasil yang luar biasa. Jangan hanya berpikir jangka pendek. Hanya merekrut orang namun tidak memelihara jaringan atau hanya menembak posisi tapi income datang hanya sekali.



HUKUM KOMPETENSI

Hukum kompetensi berkata bahwa hasil selalu sebanding dengan usaha. Sangatlah tidak mungkin kita mengharapkan kesuksesan besar di bisnis Oxy tapi kita sendiri bermalas-malasan, tidak pernah bergerak, tidak pernah memelihara jaringan, dst. Lalu kita jadi iri ketika member Oxy yang lain lebih sukses dari kita, lebih parah lagi kita kemudian menyebarkan gosip, fitnah, atau melakukan usaha untuk menjatuhkan member Oxy yang lebih sukses tersebut. Jelas ini cara berpikir yang sangat keliru. Seringkali kita hanya melihat hasil tapi lupa dengan proses yang harus dilewati demi mencapai hasil tersebut.

Soichiro Honda berhasil membesarkan pabrik otomotif Hinda. Saat wawancara tentang rahasia suksesnya, Soichiro Honda berkata, “Orang lain hanya melihat kesuksesan saya yang hanya 1%. Mereka tidak melihat 99% kegagalan saya.” Kisah hidup honda memang banyak diwarnai dengan kegagalan. Dia dilahirkan dari keluarga miskin, tidak pintar di sekolah, dikeluarkan dari sekolah dan banyak kekurangan yang lain. Saat ia dewasa dan mulai menerjuni dunia otomotif, ring piston buatannya di tolak oleh Toyota. Berkat kerja keras dan ketekunannya yang luar biasa, ring piston buatannya akhirnya diterima Toyota. Tapi saat hendak diproduksi, rencana tersebut kandas karena saat itu sedang terjadi Perang Dunia II. Ia tidak putus asa, ia mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik sendiri, namun ia mengalami musibah karena pabriknya terbakar lagi karena perang meletus. Honda tidak putus asa. Dia mengerahkan karyawannya untuk mengumpulkan sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika yang digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi menghancurkan pabriknya. Saat Honda mencoba usaha-usaha yang lain, semuanya gagal. Bahkan untuk memberi makan bagi keluarganya ia sangat kesulitan. Titik balik dalam hidupnya diawali ketika ia mencoba memasang motor kecil buatannya pada sepedanya. Di luar perkiraan sepeda bermotor tersebut diminati para tetangganya. Di sinilah Honda mulai mengembangkan sepeda motor yang akhirnya menuai sukses luar biasa hingga kini.



Tanyakanlah kepada leader-leader Oxy yang telah sukses seperti para Diamond Director Oxy. Apakah mereka bisa sampai di peringkat tersebut dengan mudah dan bermalas-malasan saja? Mereka bisa menjadi Diamond karena perjuangan yang luar biasa, tidak perlu heran kalau mereka akhirnya meraih kesuksesan besar. Bonus yang besar serta reward-reward yang didapatkan mereka hanyalah sebuah kompensasi dari perjuangan mereka. Itu kompensasi bagi perjuangan, semangat, keuletan, dan ketekunan mereka dalam menjalankan bisnis Oxy!



HUKUM PENGENDALIAN

Hukum pengendalian berkata bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita adalah akibat keputusan dan tindakan kita. Segala sesuatu ada di bawah kendali kita, entah baik atau buruk, hal yang negatif maupun yang positif. Karena segala sesuatu ada di bawah kendali kita, itu berarti kitalah yang harus bertanggung jawab 100% atas sukses tidaknya kita dalam menjalankan bisnis Oxy. Jangan pernah menyalahkan orang lain, up-line yang tidak membantu, downline yang berhenti, atau mengkambinghitamkan situasi, perusahaan, dan kondisi global sebagai upaya pembenaran diri.

Termasuk nasib, kitalah yang menentukan. Tuhan merencanakan yang nasib baik termasuk merencanakan kesuksesan untuk kita, meski demikian kesiapan kitalah yang menentukan apakah kesuksesan itu terjadi dalam hidup kita atau tidak. Ingatlah bahwa nasib kita bukan ditentukan oleh garis tangan, melainkan oleh tangan kita! Kendali ada di tangan Anda 100%!



HUKUM KEYAKINAN

Apa yang Anda percayai pasti terjadi! Itulah hukum keyakinan. Anda mempercayai hal yang positif, itu pasti terjadi. Demikian juga sebaliknya, ketika Anda mempercayai hal yang negatif, maka itu juga yang akan terjadi. Anda percaya bahwa bisnis Oxy akan berlangsung dalam jangka panjang, itu juga yang akan terjadi. Sebaliknya ketika Anda percaya bahwa Anda tidak mungkin bisa sukses, itu juga yang akan terjadi dalam hidup Anda!

Bagaimana cara kerja hukum keyakinan? Apa yang kita percaytai akan menentukan tindakan kita. Tindakan kita akan menentukan hasil. Hasil akan memperkuat keyakinan kita. Jika kita percaya bahwa kita bisa sukses di bisnis Oxy maka tindakan kita pasti penuh semangat, ulet, dan tekun. Jika tindakan kita seperti itu, maka hasilnya pasti luar biasa. Hasil yang luar biasa itu akan memperkuat keyakinan kita bahwa jika kita mau bekerja dengan sungguh-sungguh, maka kita pasti bisa sukses di bisnis Oxy.

Coba bandingkan jika keyakinan kita negatif sehingga kita berpikir bahwa kita tidak mungkin bisa sukses di bisnis Oxy. Dengan keyakinan yang negatif seperti itu maka tindakan kita pasti bermalas-malasan dan sama sekali tidak antusias. Dengan tindakan yang negatif, maka hasilnya pasti nol. Lalu kita berkata, “Benarkan bahwa saya tidak mungkin sukses di bisnis Oxy.” Apa yang Anda percayai pasti terjadi, karena itu percayailah hal-hal yang positif karena hal-hal positif juga yang akan Anda dapatkan.



HUKUM KONSENTRASI

Hukum konsentrasi mengajak kita untuk memikirkan apa yang benar-benar kita inginkan, bukan yang tidak. Karena itu impian-impian hidup kita seharusnya dirumuskan dalam kata-kata positif untuk afirmasi diri. Misalnya, saya pasti sukses, saya mau kaya, saya pasti meraih Diamond, dst. Jika kita melakukan afirmasi dengan kata-kata positif, maka “semesta” akan memberikan hal-hal itu kepada kita. Dalam melakukan afirmasi, kita tidak boleh menggunakan kalimat yang negatif. Misalnya, saya tidak mau miskin, saya tidak mau sakit, saya tidak akan gemuk, saya tidak akan nervous saat presentasi. Jika kita berkonsentrasi dengan pengkalimatan negatif, maka yang terjadi justru sebaliknya. Kita tidak mau miskin, tapi miskinlah yang terjadi. Kita tidak mau gemuk, tapi yang terjadi justru gemuk, dst. Ini terjadi karena otak kita tidak mengenal kata “tidak” .

Sebagai simulasi, tutuplah mata Anda, mulailah konsentrasi, dan dengarlah perkataan saya, “Anda tidak boleh membayangkan, dilarang keras membayangkan, sama sekali tidak boleh membayangkan ... seekor gajah!” Apa yang terjadi? Bukankah Anda justru membayangkan gajah? Mengapa sudah dilarang dan tidak boleh membayangkan gajah, justru bayangan gajah yang muncul di benak Anda? Karena otak tidak mengenal kata “tidak”, karena itu konsentrasikan diri Anda untuk kata-kata yang positif.



HUKUM DAYA TARIK

Inilah hukum magnet atau yang dalam bahasa populer sering disebut The Law of Attraction. Buku The Secret sempat menduduki buku paling laris sedunia dan begitu menggemparkan kita. Dalam buku tersebut diajarkan bahwa Tuhan akan memberikan sama persis dengan apa yang kita katakan. Dengan kata lain, perkataan kita itu bak magnet yang akan menarik segala sesuatu sama dengan apa yang kita katakan. Jika kita berkata, “Saya pasti sukses. Saya punya banyak teman. Saya sangat sehat.” Hal-hal itu juga yang akan terjadi dalam hidup Anda. Jika sebaliknya Anda berkata, “Saya tidak bisa. Saya tidak mampu. Ini sangat sulit. Itu hal yang mustahil.” Maka apa yang kita katakan itu juga yang akan kembali kepada kita.

Apa yang ia katakan, itulah yang akan kembali kepada Anda. Florence Shinn berkata, “Permainan kehidupan adalah permainan bumerang. Cepat atau lambat, pikiran, tindakan, dan kata-kata kita akan kembali kepada kita dengan sangat akurat.” Perkataan Anda sama persis dengan bumerang, karena itu hati-hatilah dengan perkataan Anda.



HUKUM KESESUAIAN

Dunia luar mencerminkan diri Anda yang sebenarnya, itulah hukum kesesuaian. Orang lain adalah cerminan diri kita. Mari kita lakukan simulasi lagi. Cobal Anda tersenyum kepada seseorang yang Anda jumpai. Apa yang Anda dapatkan? Anda akan melihat orang itu juga akan tersenyum dengan Anda. Orang yang tidak Anda kenal sekalipun akan memberikan senyuman ketika Anda lebih dulu tersenyum kepadanya. Contoh kedua, Anda sedang mengendarai mobil dan terjebak dalam kemacetan. Lalu Anda berusaha membunyikan klakson dengan nyaring berulang-ulang kali sambil meneriaki mobil di depan Anda. Apa yang Anda dapatkan? Suara klakson yang lebih nyaring dan makian yang keluar dari mobil di depan Anda!

Jika Anda menjalankan bisnis Oxy dengan jujur, maka orang lain juga akan melakukan hal yang sama. Tapi jika Anda menjalankan Oxy dengan cara-cara yang kotor, maka suatu saat orang lain akan melakukan hal yang sama dan akan merugikan Anda. Jika Anda merebut member di jaringan orang lain, suatu kali jaringan Anda akan direbut juga. Orang lain adalah cerminan dari diri Anda. Jika sebagai leader Oxy Anda merasa tidak semangat lagi, berpuas diri, bermalas-malasan, dan selalu bersikap negatif, maka jaringan Anda pasti melakukan hal yang sama karena jaringan Anda adalah cerminan dari diri Anda. Karena itu maka ubahlah diri Anda lebih dulu. Anda berubah, maka orang lain akan berubah, jaringan Anda akan berubah, penghasilan Anda akan berubah, nasib Anda pasti berubah

Produk Resmi PT. CJDW

INFO PENTING

Sehubungan dengan banyaknya produk lain yang beredar di pasaran yang menyatakan diproduksi oleh PT. Central Java Drinking Water atau dimiliki oleh Direksi dari PT. Central Java Drinking Water maka dengan ini kami jelaskan bahwa :

PT. Central Java Drinking Water (CJDW) hanya memproduksi air minum dalam kemasan dengan merek OXGNdw atau yang biasa dikenal dengan nama populer OXY DRINKING WATER dalam kemasan isi 388 ml dan dipasarkan melalui sistem distribusi Multi Level Marketing.

Direksi atau Komisaris dari PT. CJDW, baik perorangan maupun bersama-sama, tidak pernah memproduksi atau memasarkan produk sejenis OXY Drinking Water dengan merek atau isi kemasan yang lain, baik yang dipasarkan melalui sistem konvensional ataupun melalui Multi Level Marketing.

Dengan informasi ini diharapkan seluruh member, leader atau stockist tidak bimbang lagi atas produk-produk di pasaran yang menyatakan diproduksi atau dimiliki oleh bagian dari PT. CJDW.

Perubahan Ketentuan

INFO

Reward Bonus & Pendaftaran Keanggotaan mulai 01 Mei 2010

  1. Reward Bonus diberikan kepada peringkat DR ( Director ) s/d EDD ( Exectutive Diamond Director ) yang qualified 6 ( enam ) kali dalam 1 ( satu ) tahun kalender OXY periode Mei s/ April tahun berikutnya ( 3 kali diantaranya harus berturut-turut ) dan diberikan berupa barang.
  2. Untuk mencegah persaingan yang tidak sehat didalam keluarga untuk keanggotaan Distributor yang mendaftar mulai 01 Mei 2010 setiap anggota keluarga yang mendaftarkan diri  sebagai Distributor CJDW Network harus berada dalam 1 jaringan  keluarganya ( Tidak boleh Cross Line ).
  3. Jika seorang Distributor mengundurkan diri dari keanggotaan CJDW Network maka setiap anggota keluarga Distributor yang mengundurkan diri tersebut baru dapat ikut mendaftar sebagai Distributor Baru setelah 6 (enam) bulan sejak pengunduran diri Distributor tersebut.

Agenda April

INFO
Gebyar Oxy Lokal
Anda akan bergabung bersama lebih dari 500 orang dalam even yang spektakuler dan yang akan membakar semangat Anda. Dalam acara ini Anda akan mendengar kisah sukses member Oxy, kesaksian kesembuhan, apresiasi member sukses, dan motivasi.

Training Hasrat 100%
Untuk member D1 ke atas
Training Hasrat 100% akan memaksimalkan potensi diri Anda sebagai Leader Oxy, akan membuat Anda bertumbuh dalam karakter, setia dan tekun dalam menjalankan Oxy, memiliki integritas, bertumbuh dalam komunitas dan teamwork, serta membuat diri Anda terus bersemangat dalam menjalankan bisnis Oxy!
Materi :
1. Sukses ada di tangan Anda
2. Masa lalu tidak menentukan masa depan Anda, masa kinilah yang menentukan kesuksesan Anda
3. The power of focus
4. Memiliki hasrat 100%
5. Strategi product knowledge dan marketing plan
6. Mengubah nasib Anda melalui karakter

Training Sukses Bersama Pasangan
Untuk peringkat Manajer ke atas
Materi :
1. Sukses bersama orang terkasih
2. Keluarga yang berperan
3. Membentuk kepribadian anak dan mendidik anak mencapai potensi maksimal
4. Seks dan komunikasi
5. Bagaimana mengalami terobosan dan mengelola keuangan keluarga
6. Bisnis Oxy bersama keluarga

Berikut adalah Jadwal kegiatan Oxy bulan April 2010
 Tanggal          ACARA             LOKASI               PIC            No. Telp           PEMBICARA           
3 April 2010 Gebyar Oxy Lokal Cirebon Daryono 087818193939 Bp. Handojo, Bp. Sugiyarto, Bp. Wim A.S
11 April 2010 Gebyar Oxy Lokal Lampung Guntur 081541450777   Bp. Handojo, Bp. Handy,
Ibu. Florentia Flaviana
17-18 April Training
Sukses Bersama Pasangan
Jakarta Dini 08128280105 Bp. Handojo, Bp. Joko
17-18 April                            Training
Hasrat 100%                                                   
Solo Adhi 087836159888 Bp. Handi, Bp. Joko
25 April Training
Hasrat 100%
Medan Herman 081913050582 Bp. Handi, Bp. Joko
Bp. Sugiyarto